Alhamdulillah, di malam tahun
baru yang penuh kerlap kerlip gini, saia cuma manyun aja, haihaihai. Maw liat
kembang api gagal berhubung anak2 kosan pada mudik. Saia sendiri gak mudik
karena liburnya kurang panjang, hehehe, so daripada manyun mending saia bermuhasabah
diri aja kemudian membuat resolusi untuk tahun depan yang akan menampakkan
diri. Naga2nya, malam ini merupakan
malam yang tepat untuk bermenung merenung mengevaluasi diri, apa ja yang sudah
saia lakukan, baik kebaikan maupun kekhilafan, atau dosa2 apa aja, and apa aja yang udah saia
berikan untuk diri saia, keluarga maupun orang lain di sekitar kita.
Saia ngaku deh, ditahun yang akan
saia tinggalkan ini udah banyak banget
dosa dan khilaf yang sudah saia lakukan. Sementara Allah SWT tak henti2 nya
memberi saia karunia yang tak berbatas, harus banyak2 beristighfar memohon
ampunan Allah dan bertaubat. Dan berlembar2 kertas fortofolio dosa dan pahala
telah ditulis oleh malaikat. Niscaya seberat dzarrah pun dosa dan pahala gak
luput dari catatan sang malaikat.
Salah, khilaf, dan dosa udah dilakukan, nasi sudah menjadi
bubur, tinggal sikap kita (saia khususnya) untuk dewasa, yaitu gak mengulangi
lagi kesalahan dan dosa2 itu. Pasti bisa.
Untuk itu mari kita membuat
resolusi untuk tahun depan. Alhamdulillah banget tadi gak sengaja nuker chanel
TV ke MetroTV, lagi ada acara Wide Shot dengan bintang tamu Kakek Jamil
Azzaimi, saia ngefans banget sama beliau sejak jaman kuliahan. Bintang tamu
atunya lagi Mike Rini sebagai pakar perencanaan keuangan. Mereka berdua
menjelaskan bagaimana membuat resolusi yang baik dan benar dengan dukungan
perencanaan yang matang. Tapi yang saia pahami cuma penjelasan dari kakaek
Jamil aja, berhubung baru upgrade os dari roti jahe, ke permen jelly. Menurut
kakek Jamil, sebelum kita membuat resolusi, kita kudu punya 4 on (dari kata
Move On) yaitu vision, action, passion, and collaboration.
Vision disini bisa dijelaskan
dengan bahasa langit, ato perumpamaan, misalnya ada beribu bintang di langit
yang bersinar, tapi pasti ada satu bintang yang paling terang, nah itulah
vision kita, artinya kita sebagai manusia memiliki banyak sekali mimpi ato
cita2, tapi pasti ada satu mimpi yang paling kita impikan. Misalnya nih, saia
pengen banget punya mobil, gadget canggih, mahir bahasa jepang, mahir bahasa
inggris, pengen merit. Nah dari semua itu yang paling saia inginkan untuk tahun
ini adalah get merit, so vision saia tahun ini adalah menikah. Itu vision menurut
pemahaman saia dari apa yang disampaikan beliau.
Action sendiri, ehmmm tadi apa
ya? Maaf sodara2 tadi agak sempet nyimak, biasa pentium 4 baru diupgrade ke
icore7, hehehe. Sekali lagi menurut pemahaman saia, kalo action itu sama deh ya
kayak mission, ato misi lah, setelah kita dapet nih vision kita, contohnya saia
tadi, pengen nikah, so kita kudu punya misi mencari mempelainya yang memiliki
karakter yang diinginkan, sehingga ada acara seleksi2 para calon mempelainya (jiah,
sok ke-laku-an). Setelah fix nih mau dengan yang mana, so dari saia nya juga
harus disepadankan dengan calon mempelainya ntu, ato lebih dibenerin lah saia
nya secara lahir n bathin. Perbanyak ilmu dan bersikap lebih bijak dan dewasa merupakan
salah satu bagian dari persiapan secara bathin ntu. Kalo lahirnya jadi lebih cantik
kali ya, hehehe, ke salon ahhhh.
Semua action itu harus kita lakukan dengan perasaan
bahagia, enjoy, dan tidak terbebani, nah ini yang disebut dengan passion. Kalo beliau
bilangnya, kalo nggak ngejalani nya badan kita bisa pegel2 gitu, maksudnya di
sini, beliau kan passionnya jadi trainer, kalo sehari nggak training orang,
badannnya jadi pegel2 gak enak gitu.
Yang terakhir Collaboration,
yaitu bergaul dengan orang2 yang mempunyai vision yang sama, ato paling nggak
yang berhubungan dengan keberhasilan vision kita. Makin sering ketemu orang,
makin banyak kita dapet inspirasi.
Setelah fondasi udah kita bangun,
mari kita ajukan resolusi kita untuk tahun yang akan datang, semoga mendapat
segel sah dari Allah, yaitu Ridho Allah. Amin
Selamat membuat resolusi, “Orang
yang beruntung adalah orang yang hari ini lebih baik dari hari kemarin”
Ganbatte Kudasai
Me and My toshica @KosanNyai

Tidak ada komentar:
Posting Komentar